4 Inspirasi Desain Scandinavian dari Jual UPVC Bandung

4 Inspirasi Desain Scandinavian dari Jual UPVC Bandung

Selain desain modern dan industrial, ada desain arsitektur rumah hunian lain yang disarankan oleh vendor jual UPVC Bandung. Apalagi kalau bukan scandinavian style. Ini adalah sebuah gaya Amerika klasik yang sederhana tanpa meninggalkan kesan mewah dan berkelas.

Banyak orang mengenal gaya arsitektur scandinavian ini dari beberapa film tempo dulu. Kesederhanaan di sini terletak pada minimnya sentuhan pada bagian eksterior maupun interior. Lalu bagaimana ciri-ciri gaya arsitektur scandinavian ini? Baca terus artikel ini hingga selesai.

Baca Juga: Ini yang Jadi Perbedaan UPVC dan PVC

4 Inspirasi Desain Scandinavian dari Jual UPVC Bandung

4 Inspirasi Desain Scandinavian dari Jual UPVC Bandung

Hampir sama seperti gaya Nordic, berikut beberapa ciri scandinavian style ala Amerika klasik:

Selaras dengan Alam

Bangsa scandinavian jaman dahulu sangat mengandalkan hidupnya dari alam. Inilah yang menjadi ciri utama arsitektur rumah mereka. Yaitu membuat hunian yang selaras dengan alam. Salah satu caranya adalah dengan menggunakan kayu sebagai bahan utama pembuatan rumah.

Selain itu, konsep rumah selaras dengan alam juga bisa memadatkannya dengan mengandalkan pencahayaan yang alami dari sinar matahari. Anda bisa membuat jendela kaca besar agar limpahan sinar matahari bisa langsung masuk ke dalam ruangan. Jangan lupa tambahkan beberapa tanaman hias di sekitar rumah untuk menambah kesan alami.

Menggunakan Warna Netral

Ciri paling khas pada desain arsitektur scandinavian adalah menggunakan warna netral. Alasannya masih berhubungan dengan poin pertama, yaitu agar mampu menyatu dengan alam. Beberapa warna yang sering berguna adalah warna cokelat kayu, putih, dan hitam.

Penggunaan warna netral juga mampu mempertahankan kesan timeless pada hunian. Sehingga tidak mengenal kesan kuno. Akan terus terlihat mewah sepanjang jaman. Tak hanya itu saja, tampilan rumah warna netral juga akan memberi kesan clean look pada hunian.

Menggunakan Lantai Kayu Berwarna Cerah

Lagi-lagi tentang konsep pentingnya selaras dengan alam. Arsitektur scandinavian menggunakan lantai kayu yang berwarna cerah. Banyak yang memilih warna putih untuk lantai daripada warna lainnya. Tujuannya adalah memberi kesan luas dan lapang pada ruangan.

Jika Anda kesulitan untuk menemukan material kayu yang berkualitas untuk lantai, bisa menggunakan pelapis vinyl dengan motif kayu yang berwarna putih. Dan jika memungkinkan bisa memilih dinding yang memiliki warna senada dengan lantai. Kesan sederhana, luas dan damai akan lebih terasa kental.

Menggunakan Material yang Ramah Lingkungan

Selalu menjaga alam adalah nasihat dari leluhur orang scandinavian. Inilah yang diterapkan pada konsep rumah di sana. Yaitu menggunakan bahan material yang ramah lingkungan atau mudah terurai oleh alam.

Beberapa contoh material yang ramah lingkungan adalah penggunaan material daur ulang, penggunaan isolasi dinding, dan penggunaan kaca jendela kaca. Selain itu, juga bisa menambahkan dengan penggunaan kusen pintu dan jendela yang terbuka dari UPVC.

Anda bisa menggunakan kusen UPVC motif kayu untuk melengkapi konsep rumah dengan desain scandinavian. Bahannya yang kuat dan kokoh menjadikan kusen ini awat dan tahan lama hingga lebih dari 20 tahun.

Kusen UPVC dari Vendor Jual UPVC Bandung

Mendapatkan kusen, pintu, dan jendela UPVC tidaklah sulit. Anda bisa mendapatkannya di vendor atau kontraktor jual UPVC Bandung. Di sini tersedia banyak pilihan bahan bangunan dari UPVC untuk melengkapi bangunan rumah hunian Anda.

Tidak perlu khawatir dengan harganya. Meski memiliki motif yang mewah dan kualitas yang ‘wah’, tapi kusen, jendela, dan pintu UPVC dengan harga yang sangat terjangkau. Jadi pastikan beli bahan bangunan di vendor jual UPVC Bandung untuk mendapatkan barang dengan kualitas terbaik.

UPVC Bandung Spill 6 Ciri Rumah Hunian Industrial Style

UPVC Bandung Spill 6 Ciri Rumah Hunian Industrial Style

Terlihat maskulin, casual, dan modern meski hanya dengan elemen yang sederhana. Inilah kesan pertama saat memasuki rumah hunian dengan gaya industrial. Apalagi dengan tambahan pintu, jendela dan kusen dari UPVC Bandung. Rumah dengan gaya industrial akan terlihat lebih tegas dan mewah.

Gaya industrial ini berawal dari tahun 1999. Di mana saat itu banyak pabrik di kawasan Eropa dan Amerika yang kosong dan terbengkalai. Alhasil, banyak yang menggunakan bekas pabrik tersebut sebagai tempat tinggal. Sejak saat itu, gaya desain arsitektur industrial menjadi populer hingga sekarang.

Baca Juga: Ini yang Jadi Perbedaan UPVC dan PVC

UPVC Bandung Spill Ciri-ciri Rumah Desain Industrial

UPVC Bandung Spill 6 Ciri Rumah Hunian Industrial Style

Secara sederhana, konsep gaya arsitektur industrial bisa terwujud dengan beberapa elemen berikut ini.

Jendela dengan Bingkai Kotak

Ciri utama rumah desain industrial terlihat dari penggunaan jendela kaca besar dengan bingkai kotak berwarna hitam. Bingkai atau kusen ini bisa Anda dapatkan dengan menggunakan UPVC Bandung. Lalu melapisinya dengan warna hitam yang tegas.

Jendela seperti ini identik dengan jendela pada pabrik dan gudang. Kaca besar yang ada membuat rumah lebih terang dengan pencahayaan alami dari limpahan sinar matahari.

Pipa Saluran Air yang Terbuka

Jika pada rumah desain lain pipa saluran air sengaja ternama dan tertutup dalam dinding, berbeda dengan desain industrial. Desain ini sengaja membiarkan pipa saluran air, balok besi, dan saluran kabel terlihat dengan jelas. Tujuannya adalah mempertegas konsep industri dengan membiarkan apa adanya.

Ini memang unsur-unsur yang tidak normal. Namun bagi orang yang menyukai desain ini, tampilan tidak normal inilah yang membuat rumah memiliki tampilan yang berbeda.

Lantai Beton dan Plesteran Semen

Jika rumah desain lain menggunakan cat atau wallpaper untuk mempercantik tampilan dinding, tidak dengan konsep industrial. Tembok dibiarkan terbuka tanpa acian atau hanya plesteran semen tanpa finishing. Begitu juga lantainya. Alih-alih menggunakan keramik atau marmer. Konsep ini justru menggunakan lantai beton. Tapi jika Anda tidak suka dengan lantai beton seperti ini, bisa menggunakan vinyl untuk melapisinya.

Menggunakan Perabot Bekas

Alih-alih menggunakan perabotan baru dengan desain kekinian. Gaya industrial justru menggunakan bahan daur ulang untuk membuat aneka perabotan rumahnya. Seperti bangku dari ban bekas, sofa dari kayu, meja dari tatanan botol bekas, dan lain sebagainya.

Meski menggunakan bahan daur ulang, perabotan tetap ditata sedemikian rupa agar terlihat lebih nyaman dan bernilai estetika tinggi.

Tata Ruang Luas

Seperti layaknya pabrik atau gudang, rumah gaya industrial menggunakan tata ruang yang luas dan besar. Tujuannya adalah agar lebih longgar dengan sirkulasi udara yang lebih baik.

Lalu, bagaimana jika tanahnya terbatas? Apakah tetap boleh membuat gaya desain industrial? Boleh-boleh saja. Asal menerapkan beberapa elemen yang lainnya. Agar kesan industrial tetap terasa kental, Anda bisa membuat plafon yang cukup tinggi. Dengan jarak minimal 3 meter dari lantai.

Gunakan Lampu Berwarna Kuning

Selain mempertegas tampilan industrial, lampu warna kuning juga menambah kesan retro pada rumah. Anda bisa menggantungkan lampu warna kuning pada beberapa titik rumah untuk pencahayaan yang lebih rata.

Rumah Industrial dari UPVC Bandung

Jika tertarik menggunakan pintu untuk konsep desain rumah Industrial, kamu bisa langsung membeli pintu UPVC kamar tidur di UPVC Bandung. Di sini Anda bisa mendapatkan berbagai macam produk pintu, jendela dan kusen dari bahan UPVC untuk mempertegas tampilan desain industrial rumah Anda.