Rekomendasi Desain Meja Rias untuk Remaja Putri

Rekomendasi Desain Meja Rias untuk Remaja Putri

Meja rias adalah salah satu elemen penting dalam kamar kaum hawa, bahkan untuk yang masih remaja sekalipun. Maka karena itu, memilih desain meja rias menjadi hal penting sebelum membuatkan kamar untuk remaja putri Anda.

Selain memilih desainnya, Anda juga harus pandai memilih bahan meja rias karena menyangkut masa pakai, serta keamanan saat putri Anda pakai. Lantas apa saja rekomendasi desain meja rias terbaru yang bisa Anda pilih?

Baca Juga: Model Kitchen Set Minimalis untuk Dapur Kecil

Rekomendasi Desain Meja Rias

Rekomendasi Desain Meja Rias untuk Remaja Putri

Desain meja rias untuk remaja putri ada banyak jenisnya, mulai dari yang sederhana sampai yang cukup rumit. Semua itu tergantung dari bagaimana Anda memilih tema kamar untuk putri masing-masing, atau juga tergantung selera si anak.

Berikut adalah rekomendasi desain meja rias yang cocok untuk remaja putri.

Desain Minimalis

Desain minimalis jadi rekomendasi pertama, karena anak muda zaman sekarang menyukai model-model yang sederhana namun tetap terlihat berkelas dan modern. Biasanya desain ini tak terlalu banyak lekukan dan ukiran.

Warna yang mereka pilih juga biasanya satu tone atau maksimal dua tone saja, untuk meminimalkan tabrak warna yang membuat mata cepat lelah dan mengurangi feel minimalisnya.

Desain Dua Bagian Terpisah

Desain meja rias berikutnya adalah yang terdiri atas dua bagian, yakni bagian meja dan kaca riasnya terpisah. Kaca rias akan menempel pada dinding, namun masih satu set dengan meja riasnya itu sendiri. Umumnya pemasangan kaca menyesuaikan tinggi penggunanya saat duduk depan meja rias.

Desain Menempel Dinding

Desain yang bisa Anda pilih adalah desain meja yang menempel ke dinding. Jadi bukan meja yang terpisah, melainkan terpasang pada dinding menggunakan engsel khusus. Jadi bisa Anda lipat ketika tak terpakai.

Cocok sekali untuk ruangan yang tak terlalu besar, apalagi jika putri Anda tak terlalu suka mengoleksi skincare sehingga perlengkapan riasnya tak terlalu banyak.

Desain Klasik

Desain lainnya adalah desain klasik, dengan ukiran yang rumit, atau bentul oval, bulat dan semacamnya. Anda bisa menyesuaikannya dengan selera anak, atau memilihkannya untuk mereka. Biasanya model seperti ini bisa Anda custom juga sesuai selera.

Memilih Bahan untuk Desain Meja Rias Terbaik

Seperti yang telah tercantum sebelumnya, bahwa bukan hanya desain meja rias yang harus Anda perhatikan namun bahannya juga. Bahan-bahan seperti serbuk kayu yang sudah padat memang populer dan terbilang murah, namun kualitasnya mengkhawatirkan, apalagi jika terkena air.

Maka karena itu pilih yang kokoh dan ringan, namun tahan cuaca dan tak akan mudah rusak karena pemakaian sehari-hari. Salah satunya adalah bahan uPVC, atau Unplasticized Poly Vinyl Chloride. Merupakan material baru turunan plastik yang cocok untuk kebutuhan Anda.

Dengan kelebihan tidak mudah reyot (karena kokoh tidak seperti bahan plastik biasa), tahan dari serangan rayap, tahan dari karat yang menghancurkan perabotan, dengan tampilan elegan, namun harga yang lebih lebih ekonomis.

Menariknya lagi, uPVC ini bisa Anda kombinasikan dengan bahan lain untuk membuat desain meja rias impian. Yang bukan hanya bermanfaat untuk Anda gunakan setiap hari, namun juga memberikan rasa bangga serta kepuasan saat melihat bentuknya yang indah.

Baca Juga: Kusen UPVC Anti Bocor dan 6 Elemen Utama Bangunan Rumah

Pilih produsen dan distributor uPVC ternama yang professional, supaya Anda bisa dapatkan garansi hingga 15 tahun, jaminan pemasangan produk yang bagus dan presisi karena menggunakan mesin canggih keluaran terbaru, serta bisa pasang seluruh Indonesia.

Kunjungi website https://tetaupvc.com/ dan konsultasikan desain meja rias atau aksesoris rumah lainnya sekarang juga!

5 Tips Membuat Dapur Terbuka Minimalis di Luar Rumah

5 Tips Membuat Dapur Terbuka Minimalis di Luar Rumah

Dapur adalah jantungnya sebuah rumah, dari dapur semua orang bisa merasakan hangatnya masakan lezat untuk mempererat hubungan keluarga. Dapur terbuka minimalis menjadi salah satu model dapur yang populer belakangan ini, cocok untuk keluarga yang senang makan bersama.

Karena dapur terbuka mempermudah akses keluarga melihat proses memasak, dan bahkan langsung menyantap hasil masakan tanpa perlu mengangkut semua ke ruang makan. Karena banyak juga yang menggabungkan dapur terbuka dengan ruang makan, lho!

Baca Juga: Kelebihan Kusen UPVC adalah Bahan yang Cukup Kuat

Tips Membuat Dapur Terbuka Minimalis

5 Tips Membuat Dapur Terbuka Minimalis di Luar Rumah

Dapur terbuka minimalis cocok untuk rumah yang tidak terlalu luas, supaya sirkulasi udaranya tak terganggu dengan bau masakan yang terperangkap dalam rumah. Dapur terbuka umumnya pada bagian belakang rumah, Dengan sisi terbuka menghadap ke halaman belakang.

Tujuannya, supaya lebih lega, bisa sekaligus menjadi ruang makan, dan bau masakan tak akan terkurung dalam rumah yang membuat bau tak sedap. Tetapi ada tips membuat dapur terbuka minimalis pada bagian belakang rumah, simak berikut ini :

Gunakan Karpet sebagai Pembatas

Jika ingin menggabungkan dapur terbuka minimalis dengan ruang makan, pakai karpet untuk pembatas. Jadi untuk area makan, hamparkan karpet yang nantinya menjadi tempat keluarga makan. Bisa menggunakan meja lesehan, atau meja makan biasa dengan kursi tinggi.

Pastikan Tak Terkena Tempias Hujan

Salah satu kendala dapur terbuka adalah rawan terkena tempias air hujan, jadi jika ingin membuat dapur yang terbuka pastikan atapnya cukup panjang untuk menghindari percikan air masuk ke dalam dapur saat hujan. Sebab bisa merusak perabotan dan juga cukup berbahaya karena lantai jadi licin.

Gunakan Kompor yang Nyaman dan Aman

Belakangan ini kompor gas tanam menjadi sangat populer, apalagi untuk dapur estetik. Akan tetapi jika Anda ingin menggunakan dapur lebih sering, maka lebih baik memilih kompor gas biasa dan bukan yang tanam. Memang kompor gas tanam pun banyak yang bagus, akan tetapi bujet pembeliannya juga lebih mahal, tinggal sesuaikan saja dengan kemampuan masing-masing.

Jangan Terlalu Banyak Aksesoris

Karena ingin terlihat estetik, ternyata malah membuat dapur jadi terlihat penuh dan tak enak dalam pandangan karena terlalu banyak aksesoris. Misalnya macam-macam karpet lantai, hiasan dinding yang tak terlalu berguna dan lain sebagainya.

Gunakan Kitchen Set Kokoh dan Awet

Bahan uPVC menjadi pilihan yang cocok untuk dapur terbuka minimalis Anda, karena kokoh, tahan rayap, tahan jamur dan juga karat. Anda bisa mengombinasikan bahan ini dengan bahan lainnya untuk kitchen set yang lebih bagus lagi.

Memilih Produsen uPVC Kenamaan Terbaik

Tertarik untuk membuat dapur terbuka minimalis Anda sendiri? Gunakan bahan uPVC untuk mewujudkan dapur estetik yang awet, serta tahan lama dengan biaya perawatan yang sangat terjangkau.

Bahan uPVC adalah material turunan plastik, yang sifat lenturnya sudah mengalami minimalisasi saat proses pembuatan. Membuat material ini lebih kokoh, namun dengan bobot yang ringan, lebih awet dan sudah terlapisi dengan coat yang bisa mencegah penyebaran api.

Sehingga sangat cocok untuk menjadi kusen jendela, pintu, rak, bahkan kitchen set sekalipun. Cocok untuk Anda yang ingin membuat dapur terbuka minimalis pada ruang belakang rumah. Salah satu distributor uPVC Bandung yang bisa Anda andalkan adalah CV. Teta Sejahtera.

Baca Juga: Minim Budget, Bisa Pakai Kusen Jendela UPVC!

Melayani pelanggan dari berbagai penjuru Indonesia, dan sangat berdedikasi dalam memberikan pelayanan terbaik untuk pecinta uPVC. Kunjungi websitenya, https://tetaupvc.com/ dan konsultasikan dapur terbuka minimalis Anda sekarang juga.

5 Keuntungan Memiliki Dapur Terbuka

5 Keuntungan Memiliki Dapur Terbuka

Dapur terdiri dari dua macam, yakni dapur yang tertutup atau dapur konvensional seperti yang umumnya masyarakat miliki, serta dapur terbuka yang mana tempatnya tak tertutup oleh dinding melainkan langsung terlihat dari berbagai penjuru rumah.

Desain dapur terbuka biasanya menjadi favorit bagi orang-orang ekstrovert, yang senang berinteraksi dengan banyak orang, khususnya yang senang melihatnya memasak. Walau begitu, banyak juga introvert yang tak keberatan memiliki dapur terbuka karena senang dengan konsepnya.

Baca Juga: 4 Inspirasi Desain Scandinavian dari Jual UPVC Bandung

Rekomendasi Dapur Terbuka

5 Keuntungan Memiliki Dapur Terbuka

Dapur terbuka sangat recommended bagi pemilik rumah yang kecil dan tidak terlalu luas, sebab tak perlu menyekat ruangan demi membuat dapur. Lantas apa lagi keuntungan memilih desain dapur terbuka yang bisa Anda pilih? Berikut adalah beberapa rangkumannya.

Desain Unik Dapur Terekspos

Keuntungan dapur terbuka yang pertama adalah desain dapur yang unik, lebih terekspos. Para tamu yang datang bisa melihat dapur Anda dari ruangan depan, dan umumnya yang membuat dapur terbuka mengutamakan estetika sehingga desainnya indah.

Interaksi dengan Keluarga Lebih Akrab

Dengan memiliki dapur terbuka, lebih mudah untuk berinteraksi dengan keluarga karena bisa melihat anggota keluarga dari dapur. Saat ada yang masuk lewat pintu belakang, mau pergi ke kamar atau ruangan lain dekat dapur, Anda bisa melihat mereka dari dapur yang terbuka.

Dapur Berkesan Lebih Terang

Jika memilih dapur yang terbuka, maka dapur pun lebih terang ketimbang dapur yang tertutup seperti biasa. Apalagi jika posisi dapur dekat dengan pintu belakang yang mengarah ke teras, biasanya jendela lebih besar memberikan cahaya yang lebih maksimal untuk penerangan dapur.

Rumah Terlihat Luas

Ketika Anda membuat dapur yang terbuka, berarti tak ada sekat yang membatasi dapur. Membuat rumah Anda pun menjadi terlihat lebih luas, tak terbatas oleh empat dinding yang menyekat ruangan serta membuat rumah jadi lebih kecil kesannya.

Sirkulasi Udara Lebih Bagus

Keuntungan lainnya dari memiliki dapur terbuka adalah sirkulasi udara yang jauh lebih bagus, karena udara akan langsung keluar masuk tanpa terperangkap dalam sekat-sekat ruangan. Dengan adanya dapur yang terbuka, asap masakan dari dapur bisa langsung keluar tanpa menyebabkan bau tajam masakan dalam rumah.

Rekomendasi Bahan uPVC untuk Material Dapur Terbuka

Tertarik untuk membuat dapur terbuka dalam rumah? Pastikan Anda tahu material uPVC terlebih dahulu. Bahan ini merupakan material turunan dari plastik, yang sudah familiar menjadi alat rumah tangga sejak puluhan tahun silam.

Beda dengan plastik biasa, uPVC memiliki sifat yang lebih kokoh, lebih kuat, tahan cuaca, tahan jamur dan juga tahan rayap. Karena sudah mendapatkan proses kimiawi khusus yang menghilangkan sifat lentur rapuhnya, membuat uPVC menjadi tetap fleksibel namun kokoh dan lebih awet.

Untuk membuat dapur terbuka, Anda membutuhkan kusen dan pintu utama yang tahan lama, tahan cuaca ekstrem dan tentu saja tetap terlihat indah. Begitu pula untuk aksesoris tambahan bagi dapur Anda, wajib memilih uPVC yang tak hanya indah saat terpasang sendiri atau dengan mengolaborasikannya dengan bahan lain.

Jika Anda tertarik untuk membuat dapur terbuka dengan material uPVC, maka pastikan memilih distributor yang terpercaya. Supaya Anda dapatkan material uPVC kualitas terbaik, serta eksekusi produk yang memuaskan.

Baca Juga: UPVC Bandung Spill 6 Ciri Rumah Hunian Industrial Style

Salah satunya CV. Teta Sejahtera, merupakan distributor uPVC terbaik Bandung dan menyediakan pelayanan untuk seluruh masyarakat Indonesia, tak hanya Bandung saja. Kunjungi websitenya https://tetaupvc.com/ dan dapatkan penawaran terbaik sekarang juga.

7 Konsep Hunian Desain Arsitektur Tropis dengan Kusen UPVC

7 Konsep Hunian Desain Arsitektur Tropis dengan Kusen UPVC

Pemilihan desain hunian tidak hanya memperhatikan faktor estetikanya saja. Tapi juga harus mempertimbangkan faktor kenyamanan. Terutama saat tinggal di negara tropis. Penggunaan kusen UPVC untuk hunian bergaya arsitektur tropis sangat mendukung kenyamanan hunian Anda.

Konsep arsitektur tropis sudah banyak berdiri di Indonesia. Karena Indonesia memang berada di iklim tropis. Tapi sayangnya, tidak semua orang bisa memahami bagaimana ciri dan konsep rumah tropis. Ada banyak ciri-ciri rumah arsitektur gaya tropis yang membedakannya dengan arsitektur lainnya.

Baca Juga: Ini yang Jadi Perbedaan UPVC dan PVC

Ciri Arsitektur Gaya Tropis Lainnya dengan kusen UPVC

7 Konsep Hunian Desain Arsitektur Tropis dengan Kusen UPVC

Selain memiliki atap berbentuk segitiga, ini ciri khas hunian tropis lainnya:

Dinding yang Kokoh

Bagi masyarakat yang tinggal di negara tropis seperti Indonesia, dinding tidak hanya sebatas penahan beban atap. Tapi juga sebagai sekat untuk menjaga privasi. Karena masyarakatnya masih menjunjung tinggi adab dan privasi.

Alih-alih menggunakan konsep open space. Rumah tropis justru tetap mempertahankan dinding sebagai penyekat ruangan permanen. Tujuannya adalah menjaga privasi pemilik rumah agar lebih terjaga.

Penggunaan Jendela yang Lebar

Jendela adalah salah satu komponen yang harus ada pada rumah tropis. Tidak hanya jendela depan saja. Tapi juga jendela samping kiri dan kanan. Jendela merupakan tempat untuk sirkulasi udara yang paling maksimal. Dengan jendela yang banyak dan lebar pula, sinar matahari bebas masuk ke dalam ruangan.

Tidak hanya itu, masyarakat tropis menggunakan jendela untuk menghindari pengap di dalam ruangan. Saat musim hujan tiba, jendela bisa menutupnya untuk mengurangi tampias air masuk ke dalam ruangan.

Penggunaan Ventilasi Silang

Ventilasi silang adalah ventilasi yang memungkinkan udara masuk melalui satu lubang dan keluar dari lubang lainnya. Ventilasi ini memungkinkan rumah terasa sejuk meski tanpa menggunakan pendingin ruangan. Penggunaan jendela dan ventilasi yang maksimal akan membuat rumah terasa sejuk dan sehat.

Penggunaan Warna Cerah

Rata-rata, masyarakat tropis menggunakan warna cat dinding yang cerah. Bukannya tanpa alasan. Warna cat dinding cerah akan memberi kesan luas untuk rumah yang sempit.

Warna cat yang cerah ini juga yang akan memberi kemudahan bagi Anda untuk memilih perabot warna apapun. Karena warna cerah cenderung netral. Warna dinding yang paling banyak digunakan adalah putih, krem, kuning gading, dan putih tulang.

Material Alam yang Berkualitas

Jumlah material alam di negara tropis sangat melimpah. Terutama kayu dan batu. Inilah yang dimanfaatkan untuk membuat bangunan dengan desain tropis yang alami. Penggunaan kayu biasanya untuk dinding, lantai, jendela, dan pintu. Sedangkan batu alam sering menjadi pilihan untuk membuat ornamen natural.

Penambahan Taman Pada Rumah

Taman tidak hanya sebagai hiasan saja. Tapi juga sebagai cara untuk memperkaya oksigen di area rumah dari tanaman hijau yang ada di dalamnya. Masyarakat tropis sering menambahkan taman pada area rumah. Selain memberi kesan homy, taman juga akan memberi kesan rumah yang sejuk.

Penggunaan Kusen UPVC

Ada pilihan lain jika ada keterbatasan kayu, Anda bisa memilih kusen UPVC kamar mandi, kamar tidur, atau bahkan untuk pintu utama. Selain memiliki bahan yang kuat dan ramah lingkungan, kusen UPVC juga memiliki motif kayu. Bisa memberi kesan rumah tropis yang nyaman dan natural.

Nah, itulah beberapa ciri rumah arsitektur tropis. Penggunaan kusen UPVC akan menghemat material kayu yang semakin hari semakin menipis. Ini merupakan alternatif yang tidak hanya memberi kesan estetika terbaik. Tapi juga menghemat biaya pengadaan material alam terutama kayu yang harganya semakin mahal.

Ini yang Jadi Perbedaan UPVC dan PVC

Ini yang Jadi Perbedaan UPVC dan PVC

UPVC adalah jenis pintu yang terbuat dari bahan UPVC. Yaitu bahan plastik dengan karakteristik yang kaku dan kokoh. Antara UPVC dan bahan PVC hampir sama. Yang membedakan adalah banyaknya kandungan plastik yang ada di dalamnya.

Polyvinyl Chloride atau yang sering disebut dengan PVC adalah jenis plastik yang fleksibel dan memiliki ketahanan yang tinggi. Sering menjadi material pintu, jendela atau kusen. Sedang UPVC adalah unplasticized Polyvinyl Chloride. Yaitu bahan plastik yang telah melalui proses pengolahan. Sehingga karakteristik plastiknya lebih sedikit.

Secara sekilas, antara UPVC dan PVC memang hampir sama. Tapi jika Anda memperhatikannya lebih detail, kedua bahan tersebut memiliki karakteristik yang cenderung berbeda. Apa saja perbedaannya? Bisa Anda ketahui lengkap di artikel ini.

Perbedaan Pintu UPVC dan PVC

Ini yang Jadi Perbedaan UPVC dan PVC

Ada beberapa perbedaan karakteristik UPVC dan PVC, antara lain:

Karakteristik Bahan

Jika melihatnya dari karakteristik bahan, PVC lebih fleksibel dan elastis. Karena kadar plastiknya lebih dominan. PVC bisa menghasilkan beberapa produk yang berguna. Seperti pipa, alat medis, sepatu, dan berbagai bahan lainnya. Sifatnya lebih lentur dan cenderung untuk bahan non bangunan.

Berbeda dengan UPVC. Karakteristik bahan ini lebih kaku, kokoh, dan kuat. Karena kandungan plastik di dalamnya sudah tidak ada. Dari karakteristik bahan inilah, wajar jika bahan UPVC sering menjadi andalan untuk beberapa bahan bangunan, seperti pintu UPVC untuk kamar mandi, jendela, dan kusen UPVC.

Daya Tahan

Secara umum, jika melihat dari karakteristik masing-masing bahan, UPVC memiliki daya tahan yang tinggi. Karena cenderung kaku, kuat, dan kokoh dengan kadar plastik yang nyaris hilang. Tapi jika bicara masalah tahan terhadap paparan bahan kimia, PVC memiliki daya tahan yang lebih baik.

Maka tak heran jika PVC sering menjadi bahan pipa. Karena selain tahan terhadap paparan sinar matahari, juga tahan dari berbagai bahan kimia. Sedangkan UPVC juga ada yang berfungsi untuk pembuatan peralatan medis seperti retainer gigi. Karena minim masalah pada kesehatan.

Fungsinya

Jika dilihat dari fungsinya, PVC lebih dominan pada barang-barang yang tidak terpapar suhu panas. Seperti mainan anak-anak pipa, bahan rumah tangga, dan lain sebagainya. Karakteristik plastik yang dominan membuat bahan PVC layak menjadi perlengkapan dapur atau rumah tangga yang tempatnya di dalam ruangan.

Berbeda dengan UPVC. Sifat karakteristik yang lebih kaku, kuat, dan kokoh menjadikan PVC sebagai bahan untuk pintu, kusen, dan jendela. Karena selain bisa lebih kuat, kokoh, dan tahan lama, dan artistik. Membuat tampilan rumah menjadi lebih indah, mewah, dan elegan.

Harga dan Biaya

Lalu, bagaimana harganya? Kedua bahan ini, baik PVC maupun UPVC memiliki harga yang sangat terjangkau. Bisa menjadi solusi terbaik bagi kebutuhan akan sebuah produk. Harga di sini tergantung dari tebal dan merek produk. Semakin tebal dan semakin populer merek tersebut, maka semakin mahal harganya.

Maka dari itu, belilah produk UPVC ataupun PVC dengan harga yang sesuai kemampuan. Selain itu, bahan bangunan yang terbuat dari UPVC juga dengan mudah Anda temukan di toko bangunan atau toko perabotan rumah lainnya.

Itulah perbedaan pintu UPVC dengan PVC. Dari beberapa perbedaan tersebut, Anda bisa memutuskan akan membeli bahan apa untuk perabotan rumah tangga atau bahan bangunan. Seperti kusen, pintu, ataupun jendela. Jika ingin yang lebih kokoh dan kuat, bahan UPVC adalah pilihan terbaik.